Monday, March 3, 2014

Cara Menghemat Baterai Android dengan Aplikasi Mugen Power

Pada kesempatan kali ini saya memiliki tips yang mungkin cukup ampuh dalam hal menghemat baterai, yaitu menggunakan Mugen Power Battery Calibration.


Android merupakan salah satu ponsel pintar yang termasuk dalam jajaran ponel yang tergolong boros baterai. Mengapa boros? Hal ini disebabkan karena Android memiliki beberapa aplikasi – aplikasi yang memang membutuhkan koneksi internet untuk bisa menggunakannya, seperti gmail, gtalk, maupun aplikasi – aplikasi online lainnya. 

Koneksi internet inilah yang menyebabkan ponsel Android kita menjadi lebih boros baterai dibandingkan dengan baterai – baterai ponsel biasa lainnya.

Nah, daripada anda bosan mendengarkan penjelasan yang panjang lebar, silahkan saja langsung simak langkah – langkah yang harus dilakukan untuk menggunakan aplikasi Mugen Power penghemat Baterai ini.

Langkah – langkah memasang Mugen Power :
  1. Download terlebih dahulu aplikasinya di market, atau anda bisa juga langsung mendownloadnya disini kemudian ekstrak.
  2. Ponsel Android anda harus terlebih dahulu sudah di root.
  3. Charger ponsel anda sampai 100%, namun jangan cabut terlebih dahulu.
  4. Install aplikasi Mugen Power yang sudah anda download tadi. Usahakan ke internal memori saja.
  5. Kemudian buka aplikasi tersebut.
  6. Pilih profilenya sesuai dengan ukuran/besaran “Mah” baterai , 1200Mah pilih profile 1 atau juga bisa profile 2 (profile 1 = Stock Battery dan profile 2 =  mugen normal size), untuk 1500Mah profile no. 1 dan juga bisa profile no. 2
  7. Touch teks calibration sekali saja (yg ada pada setiap profile/profile yg sudah di pilih).
  8. Cabut colokan charger dari ponsel Android maupun stop kontak.
  9. Lalu gunakan sampai baterai ponsel 0% (sampai ponsel mati sendiri)
  10. Kemudian Charger kembali sampai penuh 100%, namun jangan dihidupkan dan jangan di ganggu.
  11. Setelah penuh 100% cabut charger ponsel Android anda, dan hidupkan kembali.
  12. Selesai. Rasakan perbedaannya.

Cara Upgrade Dropbox Menjadi 50GB

Anda punya Dropbox namun kapasitasnya kecil sekali hanya 2GB? Berikut ini saya kan share trik untuk membuat Dropbox menjadi 50GB. Trik ini mengharuskan anda mempunyai Handphone Android yang sudah Root

  1. Download dulu filenya di https://www.dropbox.com/s/9l50zltnu03lt61/system.rar
  2. Uninstal dulu Dropbox di gayoungnya,kl tidak ada,ya tidak perlu
  3. Copykan file yg udh di download td ke folder system - app dan system - framework
  4. Ada 3 file di dlm folder download td
  5. Samakan permissionnya ( rw-- r-- r-- )
  6. Reboot.
  7. Setelah proses instalasi selesai.log in dengan acount dropboxnya,dan tunggu email dari dropbox
  8. Buka email tersebut dr PC,dan jalankan beberapa perintah di dalamnya.bila semua selesai kita akan mendapatkan fasilitas penyimpanan di Dropbox yg bertambah besar.

dan voila ! akun dropbox ane udh naik jd 50 GB

File di adaptasi dari samsung galaxy s3, kalo ada yg bs bikin cwm able..silakan,biar instalasinya gk ribet :D

Macam Macam Jenis Sistem Operasi Android

Kayanya parah banget kalo gak tau OS (Operating Sistem) yang satu ini, sesuai dengan perkiraan google yang memperkirakan OS android ini bakalan menjadi sistem operasi yang besar maka mereka membelinya dari Android inc. awal sejarahnya sebenarnya android bukanlah milik dari google, sebelumnya Android inc Perusahaan software kecil ini didirikan oleh para senior lulusan IT dan Comunications tepatnya pada bulan Oktober 2003, para pendirinya antara lain adalah: Andy Rubin, Rich Minner, Chris White dan Nick Sears, dan kemudian semua sahamnya dibeli sama mbah gogel.

Android sendiri merupakan sistem operasi yang berbasis linux yang terlihat dari kernelnya, dan dibuat khusus untuk telepon selular pada awalnya. Berikut ini rangkaian versi android dari yang awal sampai yang terbaru sampai saat ini banyak dipakai :

1. Android versi 1.0 Beta

Android Beta, pertama kali di rilis tanggal 5, November, 2007, dan versi SDK (Software developer Kit) beta di rilis tanggal 12, November di tahun yang sama.

2. Android versi 1.1

Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.

3. Android versi 1.5 (Cupcake)

Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

4. Android versi 1.6 (Donut)

Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.

5. Android versi 2.0/2.1 (Eclair)

Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.

Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps - aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.

Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.

6. Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)

Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.

7. Android versi 2.3 (Gingerbread)

Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.

8. Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)

Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk pasar Indonesia pada Mei 2011.

9. Android versi 4.0 (ICS :Ice Cream Sandwich)

Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC.

10. Android versi 4.1 (Jelly Bean)

Android Jelly Bean yang diluncurkan pada acara Google I/O lalu membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Penambahan baru diantaranya meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat. Tak ketinggalan Google Now juga menjadi bagian yang diperbarui. Google Now memberikan informasi yang tepat pada waktu yang tepat pula. Salah satu kemampuannya adalah dapat mengetahui informasi cuaca, lalu-lintas, ataupun hasil pertandingan olahraga. Sistem operasi Android Jelly Bean 4.1 muncul pertama kali dalam produk tablet Asus, yakni Google Nexus 7.

11. Android versi 4.2 (Jelly Bean)

Fitur photo sphere untuk panaroma, daydream sebagai screensaver, power control, lock screen widget, menjalankan banyak user (dalam tablet saja), widget terbaru.

Android 4.2 Pertama kali dikenalkan melalui LG, yakni Google Nexus 4.12. Android versi 4.4 (Kit kat)On Going.:: Uniknya nama-nama Versi Android tersebut terinspirasi dari nama-nama makanan di dunia, dan juga namanya tersebut berurut dengan Abjad

Tuesday, January 14, 2014

Mengatasi Force Close pada Game LINE

Beberapa hari yang lalu ane minjem hh teman ane 1kampus buat maen game karna asik ane tanya ama teman ane ternyata yang ane mainin itu game LINE, plngnya ane donlot dan coba maen di gayung ternyata berbeda saat ane maen di hh temen ane, setiap maen 1 rounde sering "Force Close" dan buat ane jengkel ane kira faktor ROM nya berat dll,, ternyata tidak, sangat menggangu sekali --" , bagi teman2 yang bernasib sama kyk ane, ane kasih sedikit nih solusinya biar lancar jaya pas maen :D cekibroott.... 

Bahan :
1. Chainfire 3D + Plugins : donlot >> http://goo.gl/z03W0b 

Cara Pakai :
1. Ekstrak semua file ke dalam SD Card > instal file Chainfire 3D Pro 2.8.apk
2. Setelah proses instalasi selesai Buka C3D dimenu > CF3d driver > Install > tunggu sampai Gayung ngerestart sendiri.
3. Masuk lagi ke C3D > Install plugin (biarkan gayung scaning sendiri) > Setelah proses scaning selesai akan ada tiga file yakni libGLEMU_QUALCOMM, libGLEMU_POWERVR, dan libGLEMU_NVIDIA install ketiga file tersebut.
4. Back masuk ke Setting Default Opengl > centang pada Unroll textures dan reduce texture size kemudian Use plugin (POWERVR).
5. Selesai...

Silahkan coba main game LINE nya , seperti LINE Pong dll... atau donlot gamenya disini http://goo.gl/dBBXk

-------
Saat Forclose : http://prntscr.com/2aao9e